Aek sipitu dai, atau air tujuh rasa atau dikenal orang-orang bule dengan sebutan seven taste water adalah tujuan berikutnya dari rutinitas melalak ku. Setelah baru saja beranjak dari desa wisata tomok dan kota wisata parapat.
Aek sipitu dai, terletak di daerah boho, Limbong (melewati kota pangururan). Jangan takut kesasar, setiap orang bahkan anak-anak setempat pun dapat menunjukkan secara pasti tempatnya. Aek sipitu dai adalah tujuh buah pancuran yang masing-masingnya memiliki rasa yang berbeda-beda. Air yang mengalir di pancuran ini berasal dari 7 buah mata air yang bergabung didalam satu tempat labuan (bak panjang) namun ketika dialirkan ke tujuh pancuran rasanya dapat kembali terpisah. Menurut seorang penjaga tempat ini, setiap orang yang mau masuk kedalamnya (untuk mencuci muka, mandi, ataupun meminum aek sipitu dai ini) haruslah memiliki hati yang bersih (jika tidak pastilah akan ada bala atau sakit penyakit bahkan kematian yang akan melanda). Seram juga rasaku ketika mau memasuki tempat ini. Dan menurut sang penjaga permintaan kita jika diminta dengan hati yang suci akan diberikan (sudah banyak yang memperolehnya tutur sang penjaga). Apa yang aku minta? hmm… aku kesana hanya untuk menghormati leluhurku/nenek moyang ku orang batak.
Free Spot
Selamat Datang
di blog ini saya postkan beberapa informasi maupun cerita yang berbau mitos,mistis, berita aneh dalam kehidupan sehari-hari, serta juga informasi seputar mengenai cerita di masyarakat setempat yang saya dapatkan informasinya melalui beberapa sumber tertentu.
27/01/11
Balong Keramat Darmaloka
Batu Kuwung - Legenda Banten
SELAIN wisata pantai. Provinsi Banten juga memiliki tempat wisata alam lainnya. Salah satu obyek wisata alam yang menarik dan banyak dikunjungi wisatawan adalah Batu Kuwung. Batu Kuwung adalah sebuah obyek wisata pemandian air panas yang berada sekitar 32 km arah selatan Kota Serang atau tepatnya di Desa Batu Kuwung, Kecamatan Padarincang, Kabupaten Serang.
Legenda Lau Kawar
Pada zaman dahulu kala. Tersebutlah sebuah kampung yang subur dan permai, desa Kawar namanya. Di desa itu terdapat sebuah mata air yang dimanfaatkan penduduk sebagai sumber air minum. Penduduknya hidup dari bertani. Dan jika mereka habis panen, biasanya akan digelar Gondang Guro-Guro Aron, musik khas masyarakat Karo. Dalam acara itu penduduk akan bersuka cita, berdendang dan manortor. Remaja lelaki dan perempuan akan manortor berpasang-pasangan. Begitulah cara penduduk Kawar mengadakan selamatan untuk panen yang mereka nikmati.
25/01/11
Legenda Penghisap Darah Chupacabra Dari Mexico Terbukti Nyata
Suatu kali sebuah jaringan televisi mengangkat laporan tentang pelintas batas gelap Meksiko-Amerika Serikat. Betapa para imigran gelap diancam bukan saja oleh polisi AS, melainkan juga oleh makhluk ”mitos” chupacabra.
Mereka yang diturunkan di Gurun Sonora, di perbatasan Meksiko-Amerika Serikat—yang luasnya sekitar 300.000 kilometer persegi serta dikenal tandus dan sangat panas itu—akhirnya meninggal dengan dua lubang di leher mereka. Sang anak tetap hidup karena bersembunyi di sebuah lubang pohon.
Korban diduga dibunuh hewan chupacabra. Hewan itu telah melegenda di sejumlah negara. Dari Puerto Riko di Amerika Selatan hingga Texas, dan Amerika Serikat. Sejumlah pemberitaan menyebut, chupacabra juga ada di Filipina.
Mereka yang diturunkan di Gurun Sonora, di perbatasan Meksiko-Amerika Serikat—yang luasnya sekitar 300.000 kilometer persegi serta dikenal tandus dan sangat panas itu—akhirnya meninggal dengan dua lubang di leher mereka. Sang anak tetap hidup karena bersembunyi di sebuah lubang pohon.
Korban diduga dibunuh hewan chupacabra. Hewan itu telah melegenda di sejumlah negara. Dari Puerto Riko di Amerika Selatan hingga Texas, dan Amerika Serikat. Sejumlah pemberitaan menyebut, chupacabra juga ada di Filipina.
Legenda Burung Kematian
Kawan, tau ga kalo sekarang ada “Burung Kematian” yang sering terdengar di atmosfer lingkungan desa Ayas. Ya, telah lama “burung pembawa pesan tuhan” itu tak bersua berkicau. Tak seperti kicauan burung pengicau yang lain, agaknya burung ini memiliki cara yang unik yang memang sarat akan “Pesan Kematian” menurut Masyarakat Madura. Bunyinya kalo diromanisasikan halah gini “Tet totto weet .. Tet totto weet .. Tet totte weet, dan semakin lama frekuensi dan intonasinya semakin cepat dan tinggi. Sehingga dalam kesan Masyarakat Madura, hal ini bisa dikatakan “Yak ko’ pengkot .. Yak ko’ pengkot .. Yak ko’ pengkot .. yang artinya “Ini Saya Ikat“. Mungkin agak susah me-romanisasikan suaranya. Tapi yang jelas, ini mengandung artian bahwa kalau kita mendengar kicauan burung itu, maka akan ada nyawa yang diikat (mati).
Legenda Assassin
Assassin, sebuah kata yang mungkin tak asing lagi bagi kita. Para gamer tentunya tahu akan karakter dan kisahnya. Selain itu, kata-kata assassin sudah sering terdengar di media internet, televisi, ataupun majalah. Assassin adalah salah satu legenda yang kurang tercium masyarakat dunia di tengah berkecamuknya Perang Salib.
Medusa, Mitologi Yunani
Dalam mitologi Yunani, Medusa (Yunani: Μέδουσα (Médousa), yang berarti "penjaga" atau "pelindung") adalah seorang wanita cantik dengan ular sebagai rambutnya. Siapapun yang menatap langsung pada matanya akan berubah menjadi batu. Medusa tewas di tangan Perseus, yang kemudian menggunakan kepalanya sebagai senjata sebelum diberikan kepada Athena untuk ditempatkan pada perisai.
22/01/11
10 Rahasia Yang Belum Terungkap
Spontaneous Human Combustion (SHC) atau pembakaran spontan manusia adalah fenomena ketika seorang manusia terbakar menjadi abu tanpa sebab yang diketahui secara pasti. Peristiwa Ini dianggap sebagai salah satu misteri terbesar yang masih belum terjawab, bahkan setelah 350 tahun sejak kasus pertama dilaporkan. Dalam peristiwa ini, benda-benda di sekitar korban tidak pernah terbakar. Dalam beberapa kasus, bahkan seprai tempat korban tidur tidak terbakar sama sekali.
Di lokasi kejadian, umumnya juga ditemukan substansi seperti lemak menyelimuti langit-langit dan dinding. Biasanya lapisan lemak ini mencapai hingga satu meter di atas lantai. Objek-objek yang berada dalam area satu meter ini menunjukkan tanda-tanda kerusakan akibat panas, seperti cermin yang retak atau lilin yang meleleh.
Umumnya peristiwa ini terjadi ketika korban sedang berada di dalam rumahnya sendiri dan petugas koroner yang tiba di lokasi biasanya mencium bau asap dan bau manis di ruangan tempat insiden tersebut terjadi.
Misteri Baju Warna Hijau di Laut Kidul
3 Teori Penyebab Hilangnya Orang-orang di Laut Selatan Sudah tak terhitung berapa banyak korban berjatuhan di sana. Legenda menyebut, itu karena ulah dendam Ratu Penguasa Laut Selatan. Tetapi penjelasan ilmiahnya bicara lain.
Kebanyakan korban adalah wisatawan domestik berusia muda, sekitar 15 – 28 tahun. Mereka berlibur ke Pantai Laut Selatan untuk menikmati keindahan panorama bentang alam pantai, sekaligus merasakan sensasi deburan ombak yang menggelegar karena saking besarnya.
Kebanyakan korban adalah wisatawan domestik berusia muda, sekitar 15 – 28 tahun. Mereka berlibur ke Pantai Laut Selatan untuk menikmati keindahan panorama bentang alam pantai, sekaligus merasakan sensasi deburan ombak yang menggelegar karena saking besarnya.
Misteri Hilangnya U-196 di Laut Kidul
DARI sejumlah kapal selam Jerman yang beraksi di perairan Indonesia, adalah U-196 yang masih menyimpan misteri keberadaannya. Sampai kini, nasib kapal selam Type IXD2 itu hanya dikabarkan hilang di Laut Kidul (sebutan lain untuk bagian selatan Samudra Hindia). Berbagai catatan resmi u-boat di Jerman, U-196 dinyatakan hilang bersama seluruh 65 awaknya di lepas pantai Sukabumi sejak 1 Desember 1944. Sehari sebelumnya, kapal selam yang dikomandani Werner Striegler itu, diduga mengalami nasib nahas saat menyelam.
Langganan:
Postingan (Atom)
